SBY Serukan Kader Demokrat Kawal UU Keistimewaan Yogyakarta

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkap perannya dalam melahirkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan (UUK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Presiden keenam Indonesia itu meminta semua kader Demokrat untuk terus mengawal pelaksanaan UU demi kesejahteraan masyarakat DIY. 

Menurut SBY, lahirnya UUK DIY ini sebagai salah satu bukti dirinya saat mengupayakan berbagai hal yang berpihak kepada rakyat.

“Di tangan kader Demokrat yang bernama Susilo Bambang Yudhoyono lahirah UUK yang sudah lama ditunggu-tunggu oleh rakyat Yogyakarta,” kata SBY saat memberikan sambutan dalamm pelantikan Pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-DIY di Gedung Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, Senin (9/4/2018). 

Hadirnya UUK yang melalui proses panjang ini menurut SBY sebagai bukti dirinya secara pribadi juga memperhatikan masyarajat Yogyakarta. “Dengan hadirnya UUK diharapkan kehidupan mereka (masyarakat-red) makin baik, maju dan sejahtera. Wajib hukumnya kader Demokrat mengawal UUK agar membawa berkah bagi masyarakat,” tuturnya.

SBY juga menyebut mempunyai kenangan yang panjang dengan Yogyakarta. Dia pernah menjabat sebagai Komandan Korem 072/Pamungkas pada 1995. 

Saat menjabat sebagai Presiden SBY juga sering datang ke Yogyakarta. Bahkan saat bencana gempa melanda Yogyakarta, dia mengaku langsung datang dan tinggal di Yogya dalam waktu yang cukup lama untuk bersama-sama dengan pemerintah daerah meringankan beban masyarakat.

“Saya instruksikan semua kader harus betul-betul dekat dan bantu masyarakat. Tidak perlu banyak berjanji, beretorika. Datanglah sapalah. Turun ke masyarakat dengarkan harapan dan keluhan mereka,” lanjutnya.

Sementara itu Komandan Satuan Tugas Bersama  (Kogasma) Demokrat untuk Pilpres 2019, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan keoptimisannya Demokrat kembali berjaya di Yogyakarta setelah melihat antusiasme kader DIY. 

AHY meyakini di DIY Demokrat akan mampu meraih lebih dari 15% suara. “Kalau sudah berani menyatakan Daerah Istimewa, maka perjuangannya pun harus istimewa. Yogya adalah episentrum politik di Jawa. Mari kita bekerja bersama-sama untuk sukseskan Partai Demokrat,” ujar AHY memberi semangat di hadapan sekitar seribuan kader Demokrat.

Menurut AHY, di DIY tidak ada pemilihan gubernur (pilgub), bahkan secara kebetulan hingga 2019 di DIY juga tidak akan ada pilkada. Kondisi ini justru menjadi momentum bagi kader Demokrat untuk fokus mengadapi Pemilu 2019. 

“Kalau di tempat lain sibuk menggelar pilkada, di Yogya ini kita bisa fokus. Kita tidak bisa santai-santai,” katanya. 

Sebelumnya Ketua DPD Partai Demokrat DIY yang baru saja dilantik, Hery Sebayang menyebut Demokrat DIY sangat mendukung kiprah AHY pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *