Sekilas 16 Tahun Demokrat

Oleh: Gregorius Igo*)

Pada tanggal 9 September 2017,  Partai Demokrat menapaki usia yang  ke-16 tahun. Sebagai partai yang lahir dari buah reformasi, Partai Demokrat telah memberi warna biru pekat di jagad politik Indonesia. Pada awal pendiriannya yang hampir-hampir tak dipandang oleh banyak kalangan di Indonesia, Partai Demokrat telah tumbuh dan berkembang menjadi partai yang amat fenomenal di Indonesia.

Setelah lolos parliamentary threshold pada Pemilu 2004 dengan perolehan 7% suara nasional, Partai Demokrat seperti tidak tertahankan lagi untuk berada di garis depan menjadi bagian sejarah bangsa ini.

Dengan hanya bermodalkan 7% suara nasional hasil Pemilu 2004, Partai Demokrat membangun koalisi untuk mengusung kader terbaiknya Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maju sebagai kandidat Presiden Republik Indonesia dalam kontestasi pilpres langsung pertama di Indonesia.

Sejarah telah mencatat bahwa partai ini kemudian bukan  hanya sukses mengelola koalisi dan memenangkan Plpres 2004 tetapi juga memenangkan Pemilu 2009 serta kembali mengantar Bapak SBY menjadi Presiden RI untuk periode ke-2nya

Apakah cerita sukses gilang gemilang itu tanpa cacat? Tentu tidak, karena Partai Demokrat, akibat ulah sebagian kadernya, masuk ke dalam era yang gelap gulita. Berbagai kasus korupsi sebagian kader, menghantam wajah biru langit partai ini, menjadi awan gelap dan kemudian berubah menjadi badai yang meruntuhkan kredibilitas Partai Demokrat.

Dengan segala kerendahan hati Bapak SBY, yang kala itu masih sebagai Presiden Republik Indonesia, bersedia turun tangan untuk menghalau badai yang tengah melanda Partai Demokrat.

Perlahan tapi pasti Bapak SBY bersama kader-kader setianya, baik pusat maupun daerah, dengan susah payah berjuang keluar dari kemelut yang menghantam. Usaha dan jerih payah tersebut membuahkan hasil. Hal ini dapat dilihat dari hasil Pemilu 2014–walaupun perolehan suara nasional menurun drastis tetapi Partai Demokrat masih menempati urutan ke-4 perolehan kursi di DPR-RI.

Hari-hari ini seluruh kader Partai Demokrat terus bekerja untuk kembali memperoleh kepercayaaan masyarakat. Dengan bermodalkan pengalaman, tekad dan ikhtiar yang sungguh-sungguh ingin bekerja untuk rakyat dengan tetap mengedepankan etika politik bersih, cerdas, dan santum maka tidak menutup kemungkinan  Partai Demokrat kembali menjadi pilihan utama rakyat Indonesia untuk memperjuangkan harapan kesejahteraan.

Dirgahayu Partai Demokrat. Bekerjalah untuk Rakyat– maka tidak ada yang tidak mungkin untuk diraih. Songsong era baru,menuju Indonesia Emas 2045.

*)Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat

sumber : www.demokrat.or.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *